Kenali Jenis-jenis Ensefalopati yang Menyerang Struktur dan Kinerja Otak

Ensefalopati merupakan penyakit yang mempengaruhi fungsi atau struktur otak.

Ensefalopati terjadi ketika ada perubahan dalam cara kerja otak atau perubahan dalam tubuh yang mempengaruhi otak.

Terdapat banyak jenis ensefalopati, sebagian bersifat permanen dan sebagian lagi bersifat temporal.

Beberapa jenis sudah ada sejak lahir dan tidak pernah berubah.

Sementara yang lain didapat setelah lahir dan mungkin semakin memburuk.

Dikutip dari Healthline dan Web MD, berikut ini adalah beberapa jenis utama ensefalopati: Jenis ensefalopati ini terjadi ketika terdapat banyak trauma atau cedera pada otak.

Pukulan ke kepala dapat menyebabkan kerusakan saraf di otak.

Ensefalopati jenis ini biasanya dialami atlet dari olahraga yang keras seperti tinju dan sepak bola.

Ensefalopati glisin adalah kondisi genetik, atau diturunkan, di mana kadar glisin (asam amino) yang sangat tinggi terkandung di otak.

Gejala ensefalopati glisin biasanya muncul pada bayi yang baru lahir.

Ini adalah jenis ensefalopati langka yang berkaitan dengan kondisi autoimun yang dikenal sebagai tiroiditis Hashimoto.

Pada ensefalopati jenis ini, sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang kelenjar tiroid, yakni kelenjar yang berfungsi memproduksi hormon pengatur tubuh.

Para peneliti belum tahu persis bagaimana kedua kondisi tersebut berhubungan.

Ensefalopati hepatik merupakan hasil dari penyakit organ hati.

Ketika hati tidak berfungsi dengan baik, racun yang biasanya dikeluarkan oleh hati dari tubuh malah dibiarkan menumpuk di dalam darah yang akhirnya darah tersebut mengalir ke otak.

Ensefalopati hipertensi merupakan dampak dari tekanan darah yang sangat tinggi dan tidak diobati dalam jangka waktu yang lama.

Hal ini dapat menyebabkan otak membengkak serta menyebabkan kerusakan otak dan ensefalopati hipertensi.

Kondisi ini merupakan jenis kerusakan otak yang terjadi ketika otak tidak mendapatkan cukup oksigen.

Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan atau disfungsi otak yang permanen.

Ensefalopati toksik-metabolik Ensefalopati toksik-metabolik disebabkan infeksi, toksin, atau kegagalan organ.

Kadar elektrolit, hormon, atau bahan kimia lain dalam tubuh yang tidak seimbang dapat memengaruhi fungsi otak.

Hal ini juga dapat mencakup adanya infeksi di dalam tubuh atau adanya bahan kimia beracun.

Ensefalopati menular Ensefalopati jenis ini juga dikenal sebagai penyakit prion.

Prion merupakan protein yang muncul secara alami di dalam tubuh.

Prion dapat bermutasi yang menyebabkan penyakit secara bertahap dapat merusak otak.

Ensefalopati uremik disebabkan gagal ginjal.

Hal ini diyakini disebabkan oleh penumpukan racun uremik dalam darah yang dialirkan ke otak.

Kondisi ini dapat menyebabkan koma yang lama.

Ensefalopati jenis ini juga dikenal sebagai penyakit Wernicke yang disebabkan kekurangan vitamin B-1.

Adiksi lkoholisme, asupan gizi yang buruk, dan penyerapan nutrisi makanan yang buruk dapat menyebabkan kekurangan vitamin B-1.

Jika tidak ditangani dengan cepat, ensefalopati ini dapat menyebabkan sindrom Wernicke-Korsakoff.

HATTA MUARABAGJA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *